
Menggapai Cita dan Meneladani Sejarah: Studi Kampus dan Ziarah Wali Kelas XII MA Syafiiyah Seblak
Rangkaian kegiatan “Studi Kampus dan Ziarah Wali Kelas XII Angkatan 2025” Madrasah Aliyah Salafiyah Syafiiyah Seblak bukan hanya perjalanan fisik, melainkan sebuah ziarah intelektual dan spiritual bagi para siswa di akhir masa studi mereka. Kegiatan ini dirancang untuk membuka cakrawala masa depan sekaligus membumikan nilai-nilai historis keagamaan.
Mengintip Masa Depan di UIN Sunan Ampel Surabaya
Perjalanan diawali dengan kunjungan ke jantung pendidikan Islam di Jawa Timur, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Di depan gerbang megah UINSA, tampak jelas semangat dan antusiasme para siswa yang mengenakan seragam kebanggaan madrasah.
Foto bersama di depan kampus menjadi simbol cita-cita yang mulai dibidik. Kunjungan studi kampus ini memberikan perspektif baru kepada siswa-siswi kelas XII mengenai:
- Peluang Pendidikan Tinggi: Mereka mendapatkan gambaran langsung tentang atmosfer akademik, berbagai fakultas, dan program studi yang tersedia. Hal ini sangat penting sebagai bekal penentuan jalur karir pasca-madrasah.
- Wawasan Akademik: Mereka berinteraksi dengan civitas akademika UINSA, menumbuhkan motivasi untuk melanjutkan tradisi keilmuan Islam yang moderat dan unggul.
- Jejak Intelektual Wali: Mengingat UINSA mengambil nama dari salah satu Wali Songo, kunjungan ini secara tidak langsung menghubungkan semangat menuntut ilmu dengan perjuangan dakwah Sunan Ampel.
Meresapi Spiritualitas di Makam Sunan Ampel
Dari gerbang modern kampus, perjalanan spiritual dilanjutkan menuju kompleks Makam Sunan Ampel. Momen ini adalah inti dari kegiatan “Ziarah Wali”, yang mempertemukan siswa dengan sejarah penyebaran Islam di Nusantara.
Dalam suasana yang khidmat, para siswa dan guru duduk bersila (seperti terlihat pada foto), meresapi ketenangan di area makam. Kegiatan ini meliputi pembacaan tahlil, doa bersama, dan mendengarkan tausiyah yang penuh makna.
- Refleksi Sejarah: Ziarah ini menjadi pengingat akan perjuangan Sunan Ampel dalam menyebarkan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin (penuh kasih sayang), tanpa menghilangkan akar budaya lokal.
- Penguatan Karakter: Dalam momen refleksi dan doa, para siswa diajak untuk meneladani kesederhanaan, kebijaksanaan, dan dedikasi Sunan Ampel sebagai pendidik dan ulama besar. Ini adalah bekal spiritual yang kuat untuk menghadapi tantangan kehidupan setelah lulus.
Penutup yang Penuh Makna
Secara keseluruhan, kegiatan Studi Kampus dan Ziarah Wali ini adalah perpaduan harmonis antara ikhtiar duniawi (mencari ilmu di perguruan tinggi) dan bekal ukhrawi (memperkuat keimanan melalui ziarah). Siswa-siswi MA Salafiyah Syafiiyah Seblak tidak hanya pulang membawa pengetahuan tentang pilihan kampus, tetapi juga membawa ketenangan batin dan semangat peneladanan dari jejak para ulama pendahulu. Kegiatan ini menegaskan komitmen madrasah untuk mencetak generasi yang unggul secara intelektual dan kokoh secara spiritual.



